Tuesday, 30 December 2014

31 Desember 2014

Orang bilang banyak kenangan yang tak bisa terekam dalam kata-kata dan tulisan/gambar cukup di ingatan
Tapi beberapa gambar mengingatkan kita pada lebih banyak kenangan di masa lalu
Bersyukur untuk perjalanan setahun ini, saya tertarik untuk mem-post beberapa foto kenangan tahun 2014 (sebenarnya nyontek bloh punya teman juga sih tadi :p)


Pelayanan di gki temangung

GKI Temanggung

Guru masehi


Lapor diri ke GKS Mondomia

Christmas Carol

Pembekalan vicaris

Berkebun :-) 

Keluarga gak komplittt

Pantai

Baliiii

Hari-hari terakhir di Temanggung

Hari terakhir di Salatiga


Di jalanku kudiiring

Tahun yang luar biasa
Di dalamnya ada Sahabat terhebat
Tak terhitung air mata yang tumpah, kesedihan, sakit hati, kekecewaan, kepahitan, kegagalan, dan keputus-asaan
Tak terbalas setiap kebaikan, keramahan, kasih, perhatian dar malaikat-malaikat penolong sepanjang perjalanan
Tak terukur kasih setia, karunia, pertolongan, kebaikan, kebahagiaan, sukacita, kehangatan cinta dari pemilik kehidupan
Hidup di tahun ini ibarat secangkir kopi, tak enak jika tak diseduh bersama air panas dan sesendok gula
Air panas tak nikmat tanpa kopi dan gula
Bubuk kopi tak berarti tanpa gula dan air panas
Habis hujan selalu ada pelangi
Sekelam apapun perjalanan di tahun ini, selalu ada alasan disediakan untuk sebuah senyuman
Pencipta ini memang pintar, disediakannya air mata dan senyum
Supaya jika manusia tersenyum ia tak lupa pada masa sukar dan jika ia menangis ia tak lupa pada masa senang

Tuhan yang luar biasa memimpin perjalanan panjang ini
Jika tahun ini terlewati dengan luar biasa, Dia masih pemimpin yang sama untuk tahun-tahun mendatang

KJ 408. Di Jalanku 'Ku Diiring

 1: Di jalanku 'ku diiring oleh Yesus Tuhanku.
    Apakah yang kurang lagi, jika Dia Panduku?
    Diberi damai sorgawi, asal imanku teguh.
    Suka-duka dipakaiNya untuk kebaikanku;
    Suka-duka dipakaiNya untuk kebaikanku.

 2: Di jalanku yang berliku dihiburNya hatiku;
    bila tiba pencobaan dikuatkan imanku.
    Jika aku kehausan dan langkahku tak tetap,
    dari cadas didepanku datang air yang sedap;
    dari cadas didepanku datang air yang sedap.

 3: Di jalanku nyata sangat kasih Tuhan yang mesra.
    Dijanjikan perhentian di rumahNya yang baka.
    Jika jiwaku membubung meninggalkan dunia,
    Kunyanyikan tak hentinya kasih dan pimpinanNya;
    Kunyanyikan tak hentinya kasih dan pimpinanNya.


Monday, 8 December 2014

Happy born day, mom

Happy born day mom :* all the best for you.
Tulisan ini harusnya ditulis tanggal 05 Des yang lalu karena ulang tahun mama adalah tanggal 05 Des, namun karena saya sedang bingung dan sumpek mengenai blog lama yang passwordnya tanpa sengaja saya lupakan jadilah tulisan ini saya tulis ditengah sebuah workshop.
Sudah lama saya berkeinginan menulis sesuatu tentang mama, tapi selalu saja belum kesampaian. Nah, momen ultah mama adalah waktu yang tepat.
Sebuah kata bijak mengatakan kita tidak memilih keluarga kita, mereka adalah pemberian bagi kita seperti kita adalah pemberian bagi mereka. Menurutku kalimat ini benar. Meskipun ada begitu banyak kekurangan yang dimiliki mama, tapi pada tulisan ini saya mau mengungkapkan bahwa mama adalah mama terhebat yang pernah saya kenal, perempuan paling tangguh, teladan iman dan sosok yang tepat yang menunjukkan pemeliharaan dan jaminan Tuhan dalam hidup saya. 
Mama memang bukan sosok yang sempurna, banyak kali mama justru membuat saya sakit hati, marah, tapi kemudian saya sadari bahwa itu semua tidak berarti apa-apa jika dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki mama. 
Saya mau menceritakan dua hal yang tidak saya sukai dari mama:

* mama terlalu protektif terhadap seluruh urusan saya yang berkaitan dengan cowok (PH), mama orang yang sangat selektif dan belum pernah ada cowok yang pernah dekat sama saya yang kebetulan disukai mama. Semua tidak masuk kriteria mama yang saya sendiri tidak tahu apa kriteria mama, mama membatasi semua ruang gerak saya. Jika melihat ke masa lalu saya membenci mama. Namun setelah sekian lama merantau saya menyadari satu hal ini, betapa pentingnya proteksi seorang ibu bagi anak perempuannya. Saya tidak tahu bagaimana tapi cara 'kuno' mama ini justru membentengi saya dengan kuat ketika merantau: jaga diri baik-baik

* mama mempunyai hobi 'mengomel'. Hobi mama ini selalu membuat saya jengkel. Setiap hari tanpa mendengar mama mengomel adalah hal yang mustahil. Mungkin memang setiap mama dikasih kelebihan untuk ngomel2. Melihat hobi mama ini saya bertekad untuk tidak menjadi mama yang hobi ngomel2 kelak jiia sudah menjadi mama. Namun, setelah beberapa bulan tinggal bersama mama lagi belakangan ini saya menyadari bahwa sesungguhnya tidak mudah menjadi mama dan memikul semua tanggunh jawab dalam peran itu. Sedikit berkompromi dengan hobi mama ini membuat saya memahami bahwa hobi ngomel sebenarnya tanpa sadar merupakan seruan hati/ekspresi mama menanggapi semua hal yang harus dipikul dalam peran sebagai mama. Betapa sangat tidak adilnya saya jika kehadiran saya justru menghakimi mama daripada menjadi seorang sahabat bagi mama. Dengan ini saya memutuskan bahwa setiap kali jika mendengar omelan mama saya hanya akan mendengarnya sebagai nyanyian paling merdu di dunia ini :) Nyanyian ini mungkin akan saya nyanyikan juga nanti ketika menanggapi semua hal yang akan saya hadapi sebagai mama kelak. 

Di atas banyak kekurangan-kekurangan mama yang lain yang tidak saya tulis disini, saya telah melihat bahwa sungguh dari hari ke hari mama berjuang untuk menjadi mama yang terbaik, pendoa yang setia, mama yang benar2 peduli terhadap semua kebutuhan kami anak-anaknya, mama yang MAU melakukan APA SAJA untuk kebaikan anak-anaknya. Saya bangga memikili mama seperti mama, saya ingin mama tahu bahwa betapa saya bersyukur kepada Tuhan saya boleh dilahirkan sebagai anak dari papa dan mama.
Well, selamat panjang umur mama, terima kasih sudah menjadi mama terhebat di dunia. Terima kasih saya boleh mendapat gambaran untuk membangun sebuah keluarga kristen di masa mendatang. Kiranya segala kebaikan dan rahmat dari Allah senantiasa mengiringi seluruh langkah juang mama.
Tuhan berkati :)


Waingapu, 08 Desember 2014

Sunday, 7 December 2014

Lupa...

Kamu pernah melupakan sesuatu?
Lupa makan, mandi, dsb?
Aku pernah!
Bahkan banyak memori penting yang dulu sangat ingin kukenang terus pada akhirnya terhapus oleh waktu
Jenis lupa seperti ini tentu kusyukuri apalagi jika itu berkaitan dengan masa lalu yang menggalau
Tapi bagaimana jika kamu lupa passwordmu blogmu karena sebuah kesalahan dan kelalaian?
Sakitnya di mana mana
Semua memori serasa pergi bersama penyesalan mengapa memori otak ini tak bisa diajak berkompromi?
Ahh sudahlah, memori untuk masa depan bukankah diukir di hari ini?
Blog baru? Gak papa! Memori di sana masih dapat dipindah ke sini :)

we can't explain why the people we love stay in our hearts forever. they just do (r. m. drake)

Sudah cukup lama Disibukkan oleh berbagai kegiatan dan tuntutan Laporan, jurnal. buku-buku bacaan, dan tugas akhir semuanya tak mampu ...