Monday, 31 August 2015

Hampa

Entah apa yang sedang terjadi padaku belakangan ini
Bosan
Malas
Hampa
Terlalu lama berada pada zona nyaman
Tanpa tantangan
Melakukan rutinitas membosankan
Tak bergairah

Ada apa dengan diriku?
Benar benarkah ini sesuatu yang ingin kujalani seumur hidupku ke depan? Sebuah pekerjaan dengan rutinitas tanpa tantangan?

Menulis...
Lama tak melakukan hobi ini
Bukan karena tak punya waktu, aku justru kelebihan waktu
Tapi tak ada ide, tak ada hal menantang
Hidup ini terlalu berjalan mulus
Ahh sesungguhnya lebih keren berada pada zona tak nyaman
Tersentak tapi menantang dan seru

Pengalaman pengalaman ini, menjalani hidup sepertu ini setiap hari cukup memberi pelajaran penting bagi pengenalan karakter diri sendiri dan mengetahui apa yang paling diinginkan dan harus dikerjakan dalam hidup

Benar kata seorang teman di blognya:what makes us human?’  BEKERJA !
Bisa dilihat tulisannya disini https://amavolta.wordpress.com/2015/05/04/what-makes-us-human-suatu-refleksi-dalam-bekerja/

Kalau seseorang yang seharusnya bekerja atau tepatnya telah terbiasa menjalani kesibukan bekerja (yang banyak) tiba-tiba berada pada zona nyaman dan melakukan hal-hal yang biasa, ia mematikan seluruh potensi dirinya dan menjadi stress.
Dari pengalaman pribadi saya ini, saya belajar adalah lebih baik stress karena pekerjaan yang padat daripada stress karena tak tahu apa yang harus dikerjakan (tidak ada yang harus dikerjakan) dengan banyaknya waktu yang tersedia

Ahhh intinya saya hanya ingin mengatakan bahwa saya merindukan zona tak nyaman, kesibukan, padatnya pekerjaan, saya merindukan potensi saya digalih dan disalurkan, saya rindu ditantang, ahhh saya merindukan Temanggung dan segala kesibukan pekerjaan dan pelayanannya...


Monday, 10 August 2015

Untukmu yang terkasih

Untukmu yang membuatku percaya 'jatuh cinta pada pandangan pertama' bukan hanya milik dongeng dan kisah cinta romantis ala drama korea
Untukmu yang dengan sabar dan rela membayar waktu untuk sebuah pengenalan diri
Untukmu yang bersedia berproses bersama, memberi diri mengenal dan dikenal, yang dengan lapang membiarkan kelemahanmu diketahui
Yang bersedia mengubah fokus hidupnya dari aku perlahan lahan ke arah 'kita'
Yang menunjukkan bahwa aku dapat meraih mimpi-mimpi besarku dengan dirimu di sisiku
Yang mendukungku, yang mencintaiku,
Terima kasih telah datang di kehidupanku,
Terima kasih telah bersedia menempuh perjalanan denganku sejauh ini
Terima kasih karena aku dapat mencintaimu
Dear you, love yu so much

we can't explain why the people we love stay in our hearts forever. they just do (r. m. drake)

Sudah cukup lama Disibukkan oleh berbagai kegiatan dan tuntutan Laporan, jurnal. buku-buku bacaan, dan tugas akhir semuanya tak mampu ...