Entah apa yang sedang terjadi padaku belakangan ini
Bosan
Malas
Hampa
Terlalu lama berada pada zona nyaman
Tanpa tantangan
Melakukan rutinitas membosankan
Tak bergairah
Ada apa dengan diriku?
Benar benarkah ini sesuatu yang ingin kujalani seumur hidupku ke depan? Sebuah pekerjaan dengan rutinitas tanpa tantangan?
Menulis...
Lama tak melakukan hobi ini
Bukan karena tak punya waktu, aku justru kelebihan waktu
Tapi tak ada ide, tak ada hal menantang
Hidup ini terlalu berjalan mulus
Ahh sesungguhnya lebih keren berada pada zona tak nyaman
Tersentak tapi menantang dan seru
Pengalaman pengalaman ini, menjalani hidup sepertu ini setiap hari cukup memberi pelajaran penting bagi pengenalan karakter diri sendiri dan mengetahui apa yang paling diinginkan dan harus dikerjakan dalam hidup
Benar kata seorang teman di blognya:what makes us human?’ BEKERJA !
Bisa dilihat tulisannya disini https://amavolta.wordpress.com/2015/05/04/what-makes-us-human-suatu-refleksi-dalam-bekerja/
Kalau seseorang yang seharusnya bekerja atau tepatnya telah terbiasa menjalani kesibukan bekerja (yang banyak) tiba-tiba berada pada zona nyaman dan melakukan hal-hal yang biasa, ia mematikan seluruh potensi dirinya dan menjadi stress.
Dari pengalaman pribadi saya ini, saya belajar adalah lebih baik stress karena pekerjaan yang padat daripada stress karena tak tahu apa yang harus dikerjakan (tidak ada yang harus dikerjakan) dengan banyaknya waktu yang tersedia
Ahhh intinya saya hanya ingin mengatakan bahwa saya merindukan zona tak nyaman, kesibukan, padatnya pekerjaan, saya merindukan potensi saya digalih dan disalurkan, saya rindu ditantang, ahhh saya merindukan Temanggung dan segala kesibukan pekerjaan dan pelayanannya...
Selamat datang di blog ini. Saya menulis sebagai bentuk terapi untuk diri sendiri, untuk menyalurkan rindu yang membuncah. Beberapa orang sebenarnya menjadi subjek dan objek inspirasi dalam tulisan-tulisan ini. Bisa jadi, kamu salah satu di antaranya ^_^
Monday, 31 August 2015
Monday, 10 August 2015
Untukmu yang terkasih
Untukmu yang membuatku percaya 'jatuh cinta pada pandangan pertama' bukan hanya milik dongeng dan kisah cinta romantis ala drama korea
Untukmu yang dengan sabar dan rela membayar waktu untuk sebuah pengenalan diri
Untukmu yang bersedia berproses bersama, memberi diri mengenal dan dikenal, yang dengan lapang membiarkan kelemahanmu diketahui
Yang bersedia mengubah fokus hidupnya dari aku perlahan lahan ke arah 'kita'
Yang menunjukkan bahwa aku dapat meraih mimpi-mimpi besarku dengan dirimu di sisiku
Yang mendukungku, yang mencintaiku,
Terima kasih telah datang di kehidupanku,
Terima kasih telah bersedia menempuh perjalanan denganku sejauh ini
Terima kasih karena aku dapat mencintaimu
Dear you, love yu so much
Untukmu yang dengan sabar dan rela membayar waktu untuk sebuah pengenalan diri
Untukmu yang bersedia berproses bersama, memberi diri mengenal dan dikenal, yang dengan lapang membiarkan kelemahanmu diketahui
Yang bersedia mengubah fokus hidupnya dari aku perlahan lahan ke arah 'kita'
Yang menunjukkan bahwa aku dapat meraih mimpi-mimpi besarku dengan dirimu di sisiku
Yang mendukungku, yang mencintaiku,
Terima kasih telah datang di kehidupanku,
Terima kasih telah bersedia menempuh perjalanan denganku sejauh ini
Terima kasih karena aku dapat mencintaimu
Dear you, love yu so much
Subscribe to:
Posts (Atom)
we can't explain why the people we love stay in our hearts forever. they just do (r. m. drake)
Sudah cukup lama Disibukkan oleh berbagai kegiatan dan tuntutan Laporan, jurnal. buku-buku bacaan, dan tugas akhir semuanya tak mampu ...
-
Hai yang di sana, apa kabar? Kamu tentu sedang baik-baik saja, sayang, di sini tak begitu Aku sedang merindu Rindu yang tak seharusn...
-
Pernah menahan sesuatu di dalam hatimu? Sebuah perasaan yang dalam, yang membut hatimu tak mampu menampungnya lagi? Sebuah perasaan yang a...
-
Mazmur 30:6b; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai. Begitu kata pemazmur untuk menggambarkan perbedaan mal...