Sunday, 3 May 2015

Mungkin aku menemukan hobi lain

Biasanya aku paling jago nulis kalo lagi galau, kalimat demi kalimat menggetarkan hati mengalir gitu aja kalo sedang patah hati. Banyak inspirasi nulis ketika lagi bad mood. Tapi kini ketika sedang bahagia dan terberkati aku lupa bagaimana harus menulis. Sebelumnya, aku tak pernah kehilangan ide menulis. Tapi kali ini meskipun telah berpikir keras aku masih saja belum menemukan sesuatu untuk dituangkan dalam tulisan. Mungkin aku telah menemukan hobi lain. Waktu sedang galau aku menulis karena menulis adalah teman ngobrol ternyaman, dengan menulis aku menemukan diriku, kekuatanku, motivasi, dan terapi. Kini, saat aku menemukan rekan ngobrol yang nyata, yang membangun, menginspirasi, yang membuatku nyaman dan aku merasa aku sulit menuangkan perasaanku lewat tulisan karena aku dapat berbicara langsung padanya.
Kata orang 'tak kenal maka tak sayang' ah... Aku terjebak dalam 'permainan' ku sendiri dengan bermain-main mengenalmu. Nyatanya aku bahkan tak berhenti ketika sudah cukup mengenalmu, aku malah ingin mengenalmu lebih dekat lagi. Sesuatu dalam dirimu yang menarik dan tidak dapat kujelaskan dengan cukup baik dalam kata-kata-mengapa. Mungkin aku sedang terpesona... Mungkin aku sedang menjadikanmu pusat dari semua uraian kalimat-kalimat tulisanku. Mungkin kamu sedang mengajariku keindahan lain dari hidup: waktu untuk menikmati masa muda dan cukup waktu untuk jatuh cinta.
Aku hanya tak tahu mengapa aku kehilangan kemampuanku untuk menulis, mungkin kamu bisa menjelaskan alasannya
Aku hanya tahu bahwa inspirasi menulisku hilang karena ditukar dengan sebuah obrolan panjang setiap hari, denganmu. Kurasa kalimat-kalimatku berhenti padamu. Kita mengobrolkan sesuatu obrolan 'tingkat tinggi' meskipun sadar bahwa kita menertawakan diri sendiri karena terlalu yakin akan sesuatu yang bahkan kita sendiri sadar kita belum seyakin itu. 
Kita menertawakan setiap momen diguyur hujan dan untuk setiap pengalaman 'first time' yang unik dan menggelitik orang lain untuk percaya pada apa yang mereka lihat dan kita tertawa karena hanya kita yang tahu kebenarannya.
Terima kasih untukmu, semoga ada banyak lagi momen kejutan 'kali pertama' denganmu. 


we can't explain why the people we love stay in our hearts forever. they just do (r. m. drake)

Sudah cukup lama Disibukkan oleh berbagai kegiatan dan tuntutan Laporan, jurnal. buku-buku bacaan, dan tugas akhir semuanya tak mampu ...