Saturday, 21 February 2015

Malam minggu kelabu

Malam ini saya tidur dalam keletihan amat sangat sementara sebagian besar keluarga sedang terjaga. Betapa tidak bapa be'a (kakak dr bapa) sore tadi mengalami kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan tulang kaki kirinya patah. Be'a tidur dalam kesakitan didampingi keluarga besar. Malam minggu paling kelabu, dikejutkan dengan peristiwa sakit. Saya tidak tega melihat be'a kesakitan dan menderita. Saya juga prihatin terhadap nasip anak yang menabrak be'a, ia anak kelas ujian. Saya tiba-tiba merasa kasihann melihat dia. Kehidupan masa depannya terancam, hanya oleh sebuah kesalahan: ngebut di jalanan.
Saya hanya berharap be'a cepat pulih. Bisa berjalan lagi. Bisa rajin ke gereja lagi. Bisa melakukan banyak hal. Semoga esok da perubahan.
Saya hanya terlalu lelah untuk berpikir dan mengetik
Selamat malam

No comments:

Post a Comment

we can't explain why the people we love stay in our hearts forever. they just do (r. m. drake)

Sudah cukup lama Disibukkan oleh berbagai kegiatan dan tuntutan Laporan, jurnal. buku-buku bacaan, dan tugas akhir semuanya tak mampu ...