Malam ini saya tidur dalam keletihan amat sangat sementara sebagian besar keluarga sedang terjaga. Betapa tidak bapa be'a (kakak dr bapa) sore tadi mengalami kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan tulang kaki kirinya patah. Be'a tidur dalam kesakitan didampingi keluarga besar. Malam minggu paling kelabu, dikejutkan dengan peristiwa sakit. Saya tidak tega melihat be'a kesakitan dan menderita. Saya juga prihatin terhadap nasip anak yang menabrak be'a, ia anak kelas ujian. Saya tiba-tiba merasa kasihann melihat dia. Kehidupan masa depannya terancam, hanya oleh sebuah kesalahan: ngebut di jalanan.
Saya hanya berharap be'a cepat pulih. Bisa berjalan lagi. Bisa rajin ke gereja lagi. Bisa melakukan banyak hal. Semoga esok da perubahan.
Saya hanya terlalu lelah untuk berpikir dan mengetik
Selamat malam
Selamat datang di blog ini. Saya menulis sebagai bentuk terapi untuk diri sendiri, untuk menyalurkan rindu yang membuncah. Beberapa orang sebenarnya menjadi subjek dan objek inspirasi dalam tulisan-tulisan ini. Bisa jadi, kamu salah satu di antaranya ^_^
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
we can't explain why the people we love stay in our hearts forever. they just do (r. m. drake)
Sudah cukup lama Disibukkan oleh berbagai kegiatan dan tuntutan Laporan, jurnal. buku-buku bacaan, dan tugas akhir semuanya tak mampu ...
-
Hai yang di sana, apa kabar? Kamu tentu sedang baik-baik saja, sayang, di sini tak begitu Aku sedang merindu Rindu yang tak seharusn...
-
Pernah menahan sesuatu di dalam hatimu? Sebuah perasaan yang dalam, yang membut hatimu tak mampu menampungnya lagi? Sebuah perasaan yang a...
-
Mazmur 30:6b; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai. Begitu kata pemazmur untuk menggambarkan perbedaan mal...
No comments:
Post a Comment