Sudah lama sekali tak menulis lagi
Ini tulisan pertama di tahun ini
Banyak hal dilewati baik dengan tawa maupun tangis
Banyak hal itu jika dirinci hanya seputaran kuliah dan 'kamu'
Kuliah menyita begitu banyak perhatian dan tenaga bahkan kadangkala justru pontang panting mengejar ketertinggalan
Kuliah di sekolah ini ternyata sama sekali tak gampang
Semester lalu nyaris terseok-seok ditambah lagi dengan momen patah hati dan merindu
Syukur, momen itu akhirnya berlalu
Bertemu memang bisa meluruskan banyak hal
Rindu sudah meluap keluar
Tak ada lagi perasaan tertahan dalam dada
Pertemuan mampu menjelaskan pada hati apa yang sebenarnya sudah sangat dipahami otak tapi tak mau diterima hati
Lalu tiba-tiba aku disadarkan kembali dari mimpi-mimpi siang bolongku
Kembali ke dunia nyata dengan perjuangan-perjuangannya
Dan setelah jauh melangkah aku dapat menoleh ke belakang dan tersenyum: aku berhasil melaluinya
Tidak mudah memang tapi aku berhasil
Aku jadi sadar bahwa perasaan cinta mempunyai kekuatan yang besar
Kekuatan untuk mencintai begitu dalam
Kekuatan untuk memulihkan diri ketika terluka
Dan betapa bersyukurnya aku karena Tuhan menciptakan air mata bagi manusia untuk membalut hati yang pedih juga untuk meluapkan rasa rindu
Berada di saat ini lalu menengok ke belakang, perjalanan ini sudah terlalu panjang rupanya
Beberapa saat lagi memasuki usia yang baru tapi masih dengan status yang sama, mahasiswi
Status yang membuat 'kamu' merasa diabaikan dan ditinggal, ah sudahlah tak mengapa
Aku memasuki usia ini dengan banyak pertanyaan menggantung
Pertanyaan klasik yang kuulang lagi: siapa? Dimana? Bagaimana?
Dulu sekali, aku bertanya dengan penuh kecemasan
Sekarang tentu tidak lagi, bukan karena aku tidak cemas lagi
Tapi aku telah belajar, hidup ini lebih indah jika dinikmati ketimbang dijalani dengan penuh kecemasan
Bukan juga karena aku terlalu yakin
Aku cuma sedang belajar dewasa, belajar percaya dan berserah
Juga belajar bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang baik, engkau harus berjuang dan bekerja keras
Teman seperjalanan dibutuhkan terlebih utama ketika temannya sedang dalam keletihan teramat sangat
Karena sebuah perjalanan menjadi bermakna bukan karena siapa yang menunggumu di ujung jalan tapi tentang siapa yang bersedia berjalan bersamamu...
Jogja, 27 Februari 2017
Ester Damaris
Selamat datang di blog ini. Saya menulis sebagai bentuk terapi untuk diri sendiri, untuk menyalurkan rindu yang membuncah. Beberapa orang sebenarnya menjadi subjek dan objek inspirasi dalam tulisan-tulisan ini. Bisa jadi, kamu salah satu di antaranya ^_^
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
we can't explain why the people we love stay in our hearts forever. they just do (r. m. drake)
Sudah cukup lama Disibukkan oleh berbagai kegiatan dan tuntutan Laporan, jurnal. buku-buku bacaan, dan tugas akhir semuanya tak mampu ...
-
Hai yang di sana, apa kabar? Kamu tentu sedang baik-baik saja, sayang, di sini tak begitu Aku sedang merindu Rindu yang tak seharusn...
-
Pernah menahan sesuatu di dalam hatimu? Sebuah perasaan yang dalam, yang membut hatimu tak mampu menampungnya lagi? Sebuah perasaan yang a...
-
Mazmur 30:6b; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai. Begitu kata pemazmur untuk menggambarkan perbedaan mal...
No comments:
Post a Comment