Friday, 31 March 2017

Hallo masa lalu(ku)

Hallo masa laluku
Apa kabarmu disana?
Bagaimana rasanya sejauh ini?
Semoga akhirnya kau senang dan menikmati sendirimu

Tenang,
Aku tak datang untuk mengusikmu
Juga tak ingin berlama-lama berkunjung
Aku hanya mampir sebentar
Tiba-tiba saja aku teringat sosokmu
Lalu aku berpikir: tidak ada salahnya aku mampir

Meski mungkin kau tak ingin bertanya padaku
Tapi aku ingin memberitahumu
Aku baik-baik saja sejauh ini
Sungguh baik-baik saja
Aku menikmati tiap detik sendiriku
Tiap bahagia dan pedihnya kuingat baik-baik
Agar kelak jika kita bertemu kembali
Kita bertemu dengan memori-memori itu

Masa laluku
Tidak!
Aku tak akan menyebutmu lagi masa laluku
Kau hanyalah masa lalu
Bukan masa laluku lagi

Bagaimana keadaanmu?
Apa kabar harapanmu?
Apa kabar mimpi-mimpimu?
Apa kabar ambisimu?
Ah, sebenarnya aku ingin sekali bertanya:
Apa kabar rasa pengecutmu?
Sudah berkurang atau makin bertambah?
Mungkin kau akan tersinggung
Syukurlah jika memang begitu

Oh ya, masa lalu
Aku cuma mampir untuk mengatakan satu hal ini padamu:
Menjadi pengecut tidak membuatmu makin keren
Jadilah berani, hadapi kenyataan!
Jadilah kuat dan beranilah bermimpi!
Ambillah resiko
Perjuangkanlah cintamu!
Jangan cuma bisa jadi pengecut dalam cintamu yang besar

Salam dari sini, untukmu, masa lalu(ku)



Jakarta, 01 April 2017
@risdamaris

No comments:

Post a Comment

we can't explain why the people we love stay in our hearts forever. they just do (r. m. drake)

Sudah cukup lama Disibukkan oleh berbagai kegiatan dan tuntutan Laporan, jurnal. buku-buku bacaan, dan tugas akhir semuanya tak mampu ...