Saya memiliki sahabat baru
Sahabat yang makan sepiring dengan saya, maksudnya gak sepiring beneran
Setiap kali makan saya selalu mengingat dia, sudah makankah dia? Tentu saja belum karena gak ada yang beri ia makan kecuali saya
Sahabat saya itu saya beri nama 'ganteng'
Nama itu tepatnya diberikan oleh adik bungsu saya
Ia lahir tunggal, imut dan lucu
Pertama kalinya saya memperhatikan bagaimana cara ibunya merawatnya, penuh kasih
Meskipun kalau sudah gede gak diasuh seperti waktu masih bayi
Karena itu, saya membawa dia pergi bersama saya
Ke mana pun saya pergi, ia juga ikut
Berkhotbah di gereja, masuk kamar tidur, dapur bahkan toilet ia juga ikut
Sahabat macam apa itu?
Well, sahabat saya ini seekor anjing
Seekor anjing yang baik dan penurut
Meskipun kadang kadang rewel minta tidur di kamar saya kalau malam padahal di Sumba kan tugas anjing jadi satpam kalo malam hari
Ia anjing akan setia menunggui pintu pastori saat saya lagi gak di pastori
Ia gak akan meninggalkan pastori begitu saja
Ia penjaga yang baik
Tapi juga pemilih makanan, ia hanya makan banyak jika lauknya adalah daging babi, ckckckck
Meski begitu ia adalah sahabat baru saya
Saya gak pernah melihara hewan sebelumnya, namun memelihara si ganteng membangkitkan kasih yang besar dari diri saya untuknya
Anjing memang sahabat yang baik
Kini saya mengerti mengapa anjing disebut-sebut sebagai sahabat manusia
Anjing itu setia dan penurut

nnti saya pulang kita rw anjingnya e kk, hahhaha
ReplyDelete