Monday, 15 June 2015

Tulang atau Hidup

Tak ada salahnya menghargai sesama bahkan itu bagian dari kewajiban
Yang salah adalah kalau kita lebih menghargai orang mati dibanding orang hidup
Ada tradisi dan budaya yang aneh di pulauku ini
Datanglah ke desa-desanya dan lihat di sana banyak bertebaran kuburan yang indah, terbuat dari batu ukir, dilapisi kemarik mengkilap lalu bandingkan dengan rumah tinggal dan toilet pemilik kubur indah itu, ironis
Tempat orang mati diperindah, rumah orang hidup dibuat seadanya
Orang mati dipesta-in, orang hidup ditelantarkan
Tradisi pesta kematian dan pemakaman rata-rata menelan anggaran di atas puluhan juta
Seluruh jerih lelah, keringat, air mata setahun habis sekejap dalam pesta kematian
Kapankah orang hidup menikmati bagiannya?

Hari ini saya pimpin ibadah syukur
Syukur untuk memakamkan tulang belulang dengan membantai 12 ekor babi dan 4 ekor kerbau
Puluhan juta lenyap seketika
Salah siapa?
Bukan karena kurang paham, tapi karena beda orientasi


Jadi, mana lebih penting: tulang si mati atau hidup seseorang?

1 comment:

we can't explain why the people we love stay in our hearts forever. they just do (r. m. drake)

Sudah cukup lama Disibukkan oleh berbagai kegiatan dan tuntutan Laporan, jurnal. buku-buku bacaan, dan tugas akhir semuanya tak mampu ...